Kategori
Business

Bisnis Startup Masa Kini: Apa yang Harus Kamu Ketahui

Dalam beberapa tahun terakhir, startup telah menjadi salah satu kekuatan paling signifikan dan berpengaruh dalam dunia bisnis, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya sukses mendominasi industri, menciptakan pasar yang sama sekali baru, dan mengubah cara berpikir orang tentang kewirausahaan.

Berbeda dengan startup zaman dulu, startup masa kini sudah memiliki ekosistem dan sumber daya yang sudah berkembang, terutama dari segi teknologi. Namun, di saat yang bersamaan, bisnis startup zaman now juga dihadapkan pada tantangan-tantangan baru yang belum pernah ada sebelumnya, mulai dari permodalan, persaingan, dll.

Lantas, bagaimana kondisi, tantangan, dan peran pemerintah terhadap startup masa kini? Mari telisik lebih mendalam!

Kondisi Bisnis Startup Masa Kini

Istilah startup mengacu pada perusahaan yang sedang berada dalam tahap awal pengembangan bisnis. Perusahaan ini sering kali dimulai dengan modal yang relatif kecil, tetapi dengan ide yang cemerlang.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri startup menjadi booming. Hal ini bisa kamu lihat dari makin banyaknya pengusaha yang terjun untuk meluncurkan bisnis mereka sendiri. Kondisi saat ini bisa dibilang menjadi salah satu masa pertumbuhan dan inovasi yang cepat bagi perusahaan-perusahaan startup.

Menurut penelitian Statista, ada lebih dari 5.000 bisnis rintisan baru pada tahun 2020. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah selama beberapa tahun ke depan lantaran makin banyak pengusaha yang termotivasi untuk memulai bisnis mereka sendiri.

Tak seperti zaman dulu, kini makin banyak startup baru yang bermunculan dari berbagai sektor industri, mulai dari industri perawatan kesehatan, pendidikan, keuangan, hingga hiburan. Perkembangan bisnis startup ini tak lepas dari sejumlah perubahan yang baru dan belum pernah dialami sebelumnya oleh startup zaman dulu.

Misalnya saja dalam persoalan pendanaan bisnis. Secara historis, pengusaha startup zaman dulu mengandalkan modal ventura sebagai sumber utama untuk mendanai startup mereka.

Namun, dengan munculnya platform crowdfunding seperti Kickstarter, Indiegogo, CrowdDana, Amartha, dll, makin banyak pula pengusaha beralih ke sumber pendanaan alternatif untuk memulai bisnis mereka. Hal ini memungkinkan pengusaha startup lebih leluasa dalam bereksperimen dan berkreasi untuk menghasilkan lebih banyak produk dan layanan inovatif.

Menariknya lagi, saat ini, banyak tercipta peluang bisnis baru yang sebelumnya pada zaman dulu belum ada celah. Misalnya jasa titip, kurir medis, jasa penerjemah, virtual reality, dan banyak lagi. Hal ini membuat banyak pengusaha yang bersedia mengambil risiko dan mendorong batasan dengan ide-ide mereka.

Tantangan Bisnis Startup Masa Kini

Industri startup adalah satu satu sektor bisnis modern yang paling dinamis. Ada banyak peluang dan cuan di dalamnya, tetapi sering kali tidak dapat diprediksi dan penuh dengan risiko.

1. Menemukan Investor

Untuk bisnis startup, salah satu tantangan terbesarnya saat ini adalah seputar cara menemukan investor yang tepat. Jika kamu termasuk pengusaha startup, kamu harus punya kemampuan untuk mendapatkan modal yang cukup untuk mendanai usaha kamu.

Mengumpulkan dana tidaklah mudah karena investor sering mencari rekam jejak yang terbukti dan rencana bisnis yang baik sebelum mereka berkomitmen untuk pendanaan apa pun. Selain itu, riset pasar yang ekstensif dan pengembangan produk atau layanan berkualitas juga sangat diperlukan agar startup kamu dapat menarik perhatian investor.

2. Menciptakan Model Bisnis yang Layak

Tantangan besar lainnya yang dihadapi oleh bisnis startup masa kini adalah menciptakan model bisnis yang layak sekaligus unik. Model bisnis seperti ini sangat penting untuk menentukan keunggulan kompetitif dari startup kamu.

Namun sayangnya, ada beberapa kesalahan yang sering kali tidak disadari oleh pengusaha startup dalam membuat model bisnis, di antaranya:

  • Hanya menghitung dana awal dan cenderung menampik keuangan untuk rencana jangka panjang.
  • Sehebat apa pun value produk atau layanan, tetapi jika startup tidak mengetahui target pasar yang tepat, semua akan sia-sia saja.
  • Kesulitan menemukan target pasar yang tepat disebabkan oleh ketidakmampuan startup dalam memahami kebutuhan pelanggan.

3. Tingkat Persaingan yang Semakin Ketat

Sebagai pengusaha startup, kamu juga perlu mempertimbangkan strategi supaya tetap eksis di tengah persaingan pasar yang makin kompetitif. Untuk melakukannya, kamu perlu mengikuti tren teknologi terkini dan memastikan bahwa bisnis kamu mampu menawarkan produk atau layanan yang diminati.

Artinya, sebuah startup harus tetap update dalam hal teknologi baru serta menemukan cara kreatif untuk membedakan diri dari pesaing. Penting juga bagi bisnis startup untuk tetap gesit dan fleksibel sehingga dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kondisi pasar demi memenangkan persaingan.

Peran Pemerintah Dalam Mendukung Startup Masa Kini

Peran pemerintah terhadap perkembangan startup adalah topik menarik yang belakangan ini banyak mendapat perhatian. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan industri startup, pemerintah juga harus berperan dalam membantu membimbing dan membentuk masa depan startup.

Sebagai perwujudan upaya tersebut, pemerintah membentuk Peraturan MenKeu Nomor 53 Tahun 2020 tentang Tata Cara Investasi Pemerintah. Peraturan tersebut memuat kebijakan dan yang membantu menavigasi perusahaan rintisan melalui aspek hukum dan pendanaan yang sering kali rumit memperumit startup di awal perkembangannya.

Bentuk pendanaan tersebut bisa berupa pemberian pinjaman oleh Operator Investasi Pemerintah (OIP) kepada badan usaha.

Itulah penjelasan mengenai bisnis startup masa kini yang kini sedang mengalami periode transformasi yang pesat. Transformasi ini didorong oleh perubahan pendanaan modal ventura, kemajuan teknologi, dan keterlibatan pemerintah.