Kategori
Business

Bisnis Startup Sukses Tanpa Modal Besar? Bisa!

Saat berbicara tentang bisnis startup, pasti yang terlintas di benak kamu adalah modal yang besar. Mungkin sebagian besar dari kamu masih beranggapan bahwa faktor penting dalam kesuksesan startup adalah uang.

Padahal faktanya, ada beberapa contoh perusahaan rintisan yang memulai dari modal kecil dan dan bisa bertahan sampai sekarang. Beberapa di antaranya seperti MailChimp, Shopify, Shutterstock, eClinicalWorks, Campaign Monitor, dan lainnya bahkan telah menjadi startup unicorn.

Mungkinkah Memulai Startup Dengan Sedikit atau Tanpa Modal?

Pernahkah kamu mendengar bahwa dengan anggaran yang terbatas justru dapat mendorong pengusaha untuk menghasilkan rencana bisnis yang lebih baik? Itu karena pengusaha yang minim modal akan bekerja lebih keras dengan pendekatan yang lebih inovatif dan kreatif untuk menyelesaikan sesuatu.

Dengan kata lain, uang bukanlah prasyarat dalam membangun startup, terutama pada tahap awal. Justru uang sering kali digunakan untuk menutup-nutupi kelemahan rencana bisnis yang pada akhirnya akan menjadi ‘senjata makan tuan’.

Maka dari itu, mulai sekarang jangan jadikan uang sebagai alasan yang menghentikan kamu mewujudkan ide besarmu. Sebab, bisnis startup yang berkembang tak melulu berkat suntikan dana besar dari investornya.

Semua itu kembali pada visi misi serta tujuan kamu dalam mendirikan startup. Yang terpenting adalah pandai melihat peluang dan berani mencobanya.

Jangan pelihara mindset ‘cari investor dulu baru kemudian membuat produk’. Sebab, mendirikan startup itu bukan sekedar untuk mengumpulkan investasi, gaya-gayaan, atau bahkan memperkaya diri sendiri, melainkan mengembangkan sesuatu yang bermanfaat dan inovatif untuk banyak orang.

Jadi, daripada hanya memikirkan cara mendapatkan dana yang besar, lebih baik fokuslah pada produk. Jangan baru mulai startup, kamu sudah pusing mencari investor yang mau menanamkan modal besar.

Pastikan dulu produk atau layanan kamu memiliki kualitas yang baik dan model bisnisnya jelas. Baru setelah produk atau layanan kamu sudah mulai ada penggunanya, investor pasti akan melirik dan datang dengan sendirinya.

Tips Membangun Bisnis Startup Dengan Modal Kecil

Jika kamu sungguh bertekad ingin mendirikan bisnis rintisan dan sudah mengantongi beberapa ide hebat, modal yang sedikit tidak akan menjadi alasan untuk menghentikan aksimu. Berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan agar sukses membangun startup walaupun tanpa modal yang besar:

1. Bootstrap Bisnis Startup Kamu

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa untuk memulai bisnis startup, kamu tidak memerlukan dana awal yang terlalu besar. Oleh sebab itu, jangan takut untuk menginvestasikan sebagian uang pribadi ke dalam usaha kamu. Justru anggaran yang terbatas akan mendorong kamu untuk bekerja dengan lebih cerdas.

Ini lebih baik daripada harus bergantung pada investor yang kemungkinan besar ke depannya akan lebih menuntut dan bersikap seolah-olah dialah bos dalam bisnis kamu. Beda halnya jika kamu dapat mem-bootstrap bisnis kamu dan mengembangkannya secara organik, posisi bisnis kamu akan jauh lebih baik dalam jangka panjang.

2. Bentuk Tim “Kickass”

Selain uang, ada faktor lain yang lebih penting untuk menunjang pertumbuhan startup kamu, yaitu tim. Kamu akan membutuhkan tim yang solid untuk menumbuhkan startup dari nol.

Untuk keperluan mendirikan bisnis startup, jangan hire orang yang sekedar menginginkan gaji. Rekrutlah orang-orang yang selaras dengan visi dan nilai-nilai perusahaan kamu serta memiliki rasa ‘lapar’ akan pertumbuhan dan pengetahuan.

Jika kamu sudah yakin telah merekrut orang yang tepat, kamu bisa pertimbangkan untuk menjadikan tim kamu sendiri sebagai pemegang saham. Selain dapat mengurangi beban gaji, hal tersebut dapat memberi mereka rasa memiliki sehingga memotivasi tim kamu untuk bekerja lebih produktif demi kesuksesan startup.

3. Tingkatkan Penjualan

Bagi startup yang dimulai dengan modal terbatas, kelangsungan hidupnya bergantung pada tingkat penjualan. Sebab, penjualan yang konsisten berarti kamu memiliki cash flow yang sehat dan memungkinkan bisnis kamu untuk bergerak maju.

4. Buat Pelanggan Merasa Istimewa

Jika kamu termasuk pendatang baru dalam dunia startup, pastikan kamu memperlakukan setiap pelanggan secara khusus agar mereka tetap kembali. Jadi, memang diperlukan usaha yang lebih keras pada tahap-tahap awal untuk memberi mereka pengalaman terbaik, seperti menawarkan diskon, membalas setiap ulasan, dll.

5. Promosikan Bisnis Startup Kamu

Jika anggaran kamu terbatas dalam tahap awal mendirikan startup, pastikan kamu sisihkan sedikit anggaran kamu untuk mempromosikan dan mengiklankan bisnis kamu. Pilih platform dengan bijak dan belanjakan dengan cerdas.

Pikirkan konsep iklan yang out of the box untuk membantu merek kamu mendapatkan daya tarik maksimal. Jadilah duta brand kamu sendiri!

6. Manfaatkan Teknologi Secara Maksimal

Ada banyak tools, software, dan aplikasi di luar sana, yang memiliki segudang fungsi serta berbiaya rendah bahkan gratis, yang bisa kamu manfaatkan untuk membawa bisnis kamu to the next level. Beberapa di antaranya bahkan memungkinkan kamu untuk menyesuaikan fitur agar sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu.

7. Bangun Jaringan yang Kuat

Jaringan dan koneksi yang kuat dapat menjadi sumber daya yang sangat berharga untuk bisnis startup bermodal kecil. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk bermitra dengan brand atau bisnis lain yang menurut kamu bisa saling menguntungkan.

Kini, kamu tahu bahwa memulai bisnis startup tidak melulu harus memiliki modal yang besar. Jangan biarkan keterbatasan uang menghalangimu; sebab, kreativitas itu gratis, berpikir itu gratis, dan disiplin itu gratis! Tinggal maksimalkan sebaik mungkin!